Atletico Madrid meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan sebelumnya kontra Leicester City.

PT Bestprofit – Atletico Madrid akan menghadapi sebuah tes yang sulit ketika mereka menjamu debutan Liga Champions, Leicester City, di leg pertama babak perempat-final di Vicente Calderon, Kamis (13/4) dini hari WIB.

Los Rojiblancos melaju ke babak delapan besar dengan cukup mudah ketika mereka menyingkirkan Bayer Leverkusen di 16 besar dengan keunggulan 4-2 di leg pertama. Pertahanan klub besutan Diego Simeone itu sangat tangguh karena mampu menahan sang rival 0-0 di leg kedua sehingga lolos dengan agregat 4-2.

Atletico tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di berbagai ajang kompetisi, dengan kekalahan terakhir adalah pada 27 Februari di kandang, yakni lawan Barcelona. Catatan itu termasuk lima kemennagan dan tiga imbang serta lima clean sheet.

Sementara itu, performa The Foxes di Liga Champions sepenuhnhya berbeda dengan di kompetisi domestik. Mereka lolos sebagai juara grup, mengungguli FC Porto dan Kobenhavn, dan menyingkirkan Sevilla di babak 16 besar. Klub besutan Craig Shakespeare itu sempat kalah 2-1 di tangan klub asal Spanyol, namun bisa membalikkan keadaan dengan menang 2-0 di King Power Stadium.

Simeone enggan meremehkan Leicester dan menganggap laga kontra klub Inggris itu akan sangat sulit.

“Ini adalah tim yang bisa memenangi liga Inggris. Kami tahu pertandingan akan sangat sulit lawan rival yang mirip dengan kami. Kami juga tahu kalau kami tidak menghadapi tim sama yang masuk ke undian babak knock-out. Kami tidak meremehkan mereka,” ujar Simeone kepada wartawan.

Sejak ditangani Shakespeare, Leicester tampil gemilang dengan meraih enam kemenangan secara beruntun sebelum dibekuk Everton 4-2. Sejak saat itu, mereka bisa mencetak sedikitnya dua gol dalam tujuh pertandingan.

Shakespeare berharap timnya bisa kembali bangkit setelah dikalahkan Everton pada akhir pekan lalu.

“Saya tidak berpikir begitu sama sekali [kekalahan dari Everton akan menghambat para pemain]. Para pemain tangguh. Saya hanya mengatakan kepada mereka kalau kita dalam perjalanan yang sangat bagus dan kami harus memulai lagi,” ujar Shakespeare.

Ini bukan pertama kali Atletico dan Leicester bertemu di kompetisi Eropa. Mereka pernah bertemu dua kali dengan Atletico memenangi tiga dari empat pertandingan itu, sedangkan Leicester meraih hasil imbang di kandang dalam pertemuan pertama pada 1961.

Atletico memiliki rekor yang bagus lawan tim-tim Inggris, dengan sembilan kemenangan, sembilan imbang, dan lima kekalahan dari 23 pertandingan. Di kandang sendiri, mereka lebih perkasa dengan tidak terkalahkan dan menang lima kali dan serta imbang lima kali.

Selain Atletico, tim asal Spanyol yang hanya pernah dijumpai Leicester adalah Sevilla, yang ditemu di babak 16 besar pada musim ini. Mereka kalah dalam tiga kunjungan sebelumnya ke Spanyol.

Di atas kertas, Atletico lebih diunggulkan di pertandingan ini. Namun, ini adalah tes yang sulit buat mereka mengingat status Leicester sebagai debutan dan underdog sehingga sang rival tidak berada dalam tekanan yang lebih. Yang jelas, laga ini akan berjalan sangat menarik!

Prakiraan Susunan Pemain:

Atletico Madrid Starting XI: Oblak; Juanfran, Savic, Godin, Luis; Saul, Koke, Gabi, Carrasco; Torres, Griezmann.

Leicester City Starting XI: Schmeichel; Simpson; Benalouane, Huth, Fuchs; Mahrez, Drinkwater, Ndidi, Albrighton; Okazaki, Vardy.

Tahukah Anda?

  • Atletico Madrid dan Leicester City bertemu untuk yang ketiga kalinya di laga kandang/tandang Eropa setelah saling bertemu di putaran pertama Piala Winners 1961/62 dan Piala UEFA 1997/98. Tim asal Spanyol lolos dalam dua pertemuan itu.
  • Faktanya, 25 persen pertandingan Leicester City di kompetisi Eropa adalah lawan Atletico (empat dari 16 laga).
  • Atletico lolos ke perempat-final Liga Champions untuk musim yang keempat secara beruntun. Mereka hanya lolos ke babak itu sekali sebelumnya (199/97).
  • Atletico memenangi enam dari delapan pertandingan Liga Champions musim ini (D1 L1). Tidak ada tim yang mengumpulkan kemenangan lebih.
  • Atletico memenangi 16 dari 21 pertandingan kandang Liga Champions di bawah asuhan Diego Simeone (D4 L1), hanya satu kekalahan yakni lawan Benfica pada September 2015 (1-2). Mereka tidak terkalahkan di fase knock-out (W5 D4).
  • Atletico juga melakukan clean sheet 15 kali dari 17 pertandingan Liga Champions di Calderon.
  • Leicester adalah tim pertama sejak Malaga pada 2012/13 yang lolos ke perempat-final di debut Liga Champions. Mereka termasuk dari delapan tim Inggris yang lolos ke babak delapan besar di kompetisi ini, lebih banyak dari negara-negara lain.
  • Leicester hanya menang satu kali dari empat pertandingan tandang di Liga Champions musim ini (D1 L2), yakni lawan Club Brugge di matchday 1 (3-0).
  • Leicester adalah tim dengan pencetak gol terendah di Liga Champions di antara delapan tim yang tersisa di kompetisi musim ini (sepuluh gol dalam delapan pertandingan). 50 persen dari gol-gol itu datang dari bola mati.
  • Rata-rata penguasaan bola Leicester adalah 38 persen, yang terendah dari tim-tim yang lolos ke perempat-final musim ini.
  • Antoine Griezmann mencetak gol atau memberi assist 50 persen dari gol-gol Atletico di Liga Champions sejak musim lalu (11 gol dan tiga assist).
  • Riyad Mahrez langsung terlibat dalam enam dari sepuluh gol Liga Champions musim ini (empat gol, dua assist).
  • Kiper Leicester Kasper Schmeichel menyelamatkan 19 dari 21 shot on target yang dihadapinya pada musim ini di Liga Champions, termasuk dua penalti (keduanya lawan Sevilla di babak 16 besar).

Prediksi Redaksi Goal Indonesia: Atletico Madrid 3-1 Leicester City.

PT Bestprofit

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s