Insiden Pelecehan Seksual Massal Malam Tahun Baru Gegerkan India

092909400_1483438511-20170103-indiaBangalore – Media sosial di India sedang heboh memberitakan insiden pelecehan seksual massal yang terjadi pada malam tahun baru.

Kemudian, sebuah surat kabar kota Bangalore India, memuat foto seorang perempuan yang sedang menangis seraya memeluk polisi wanita yang ada di dekatnya. Ia mengaku diraba-raba sekelompok pria bejat yang melecehkannya secara beramai-ramai.

Meski mengaku belum mendapatkan laporan resmi, polisi pun kemudian bertindak. Apara memeriksa rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus itu.

Di tengah sorotan masyarakat atas kasus tersebut, Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Karnataka, G Parameshwara kian menyulut emosi publik.

Sang menteri menyalahkan ‘anak-anak muda’ saat ini yang kebudayaan Barat. Tak hanya pada pola pikir, tetapi juga cara berpakaian. “Hal seperti itu bisa saja terjadi,” kata dia.

Komentar menteri itu memicu kemarahan. Ketua Komisi Nasional untuk Perempuan, Lalitha Kumaramangalam mengatakan, pejabat itu harus minta maaf kepada setiap kaum hawa di seluruh negeri dan mundur dari jabatannya.

Sementara, menteri dalam negeri yunior pemerintah federal, Kiren Rijiju menyebut, perkataan tersebut ‘tak bertanggung jawab’.

“Kita tak boleh membiarkan perbuatan memalukan #MassMolestation tak diganjar hukum,” kata dia dalam Twitternya.

Ia menambahkan, keamanan perempuan adalah keharusan dalam ‘sebuah masyarakat beradab’.

Menurut kontributor BBC Hindi, Imran Qureshi dari Bangalore, peristiwa Sabtu malam itu terjadi kota pusat bisnis India. Kala itu, sekitar 60.000 orang berkumpul di area Mahatma Gandhi Road dan Brigade Road untuk merayakan Tahun Baru 2017.

Sejumlah laporan mengatakan, 1.500 polisi dan polwan dikerahkan saat itu untuk menjaga situasi.

“Jumlah orang yang ada di sana tiga kali lebih banyak dari biasanya di daerah itu,” ujar Anantha Subramanyam, fotografer Bangalore Mirror kepada BBC Hindi.

Sejak pukul 23.45-00.30, orang tak bisa bergerak. Saat itulah, Subramanyam melihat seorang perempuan menangis dan melapor bahwa ia menjadi korban pelecehan.

Polisi minta pelapor mengidentifikasi para pelaku, namun, itu tak mungkin dilakukan. Situasi begitu hiruk-pikuk.

“Saya juga melihat seorang gadis dikelilingi oleh beberapa pria dan menangis,” tutur Subramanyam.

Bestprofit

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s